Nuffnang Ads

Ahad, 3 Ogos 2014

Resiko mengkonsumsi antibiotik sembarangan

Pasien seharusnya membaca atau mengerti soal kandungan dan efek samping obat yang diminum. Saat mengonsumsi obat antibiotik, misalnya, ketahui apa kegunaan dan kapan harus mengonsumsinya. Karena, penggunaan antibiotik bisa malah menjadi senjata makan tuan.

“Pemakaian antibiotik saat ini demikian gencar dan sering irasional, sering disalahfungsikan untuk menyelesaikan semua keluhan. Padahal, antbiotik juga memiliki risiko jika digunakan sembarangan , antara lain yang paling ditakutkan adalah resistensi kuman,” papar Dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, dokter  spesialis anak dari BJ Medical Center,

Ia menambahkan, dulu sulit ditemukan obat yang bisa mengendalikan infeksi. Begitu ada antibiotik, setiap kali infeksi malah dikasih antibiotik.

“Faktanya, antibiotik tidak semulia itu tugasnya. Kalau tidak diperlukan tapi tetap diberikan, badan bisa mengalami resistensi,” ujarnya.

Antibiotik spektrum sempit dianggap paling ideal karena sudah jelas menyerang tubuh bagian mana.

“Namun, ada juga spektrum luas. Begitu masuk ke tubuh, semua barang asing atau bakteri akan dibunuh. Termasuk bakteri baik ikut hancur,” tambah Wiyarni.

Tak jarang terjadi, setelah minum antibiotik pasien malah mengalami diare karena kuman baik di ususnya ikut mati. “Karena bakteri yang membantu pencernaan tidak ada, akhirnya mengalami diare. Mau tak mau, penggunaan antibiotik harus dihentikan.”

Ia menegaskan, antibiotik hanya diperlukan jika ada infeksi bakteri yang sulit diatasi oleh daya tahan tubuh. Istilah bahwa antibiotik harus dihabiskan, sebenarnya istilah yang lebih tepat "antibiotik harus dikonsumsi sesuai aturan pakai, dalam kurun waktu tertentu".

“Intinya, bukan sekadar dihabiskan. Penentuan jumlah dan durasi antibiotik tergantung kebutuhan individual, mengikuti rekomendasi berbasis riset untuk jenis penyakit tertentu.”

Jika Anda memahami hal-hal ini, resiko akibat mengonsumsi antibiotik tak sesuai aturan tentu bisa dihindari.

Selasa, 22 Julai 2014

10 Makanan Pencegah Kanker

Kanker merupakan momok yang ditakuti banyak orang. Pasalnya, penyakit tersebut dianggap sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia.

Tapi tahukah Anda, risiko kanker sebenarnya dapat diminimalisasi dengan gaya hidup sehat, termasuk diantaranya menginduksi diri sendiri dengan pikiran positif dan mengonsumsi makanan sehat.

Apa saja makanan sehat yang dimaksud? Berikut adalah daftarnya, dilansir dari Times of India:

Kubis:Senyawa Indole-3-carbinol yang terkandung dalam kubis bisa melawan estrogen yang memicu kanker payudara. Indole-3-carbinol bisa mengubah efek berbahaya dari estrogen menjadi senyawa yang bermanfaat.

Kembang kol:
Kembang kol diklaim mampu mengurangi risiko terjadinya kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker usus, kanker prostat, dan kanker ovarium. Kembang kol membantu tubuh untuk detoksifikasi, sayuran ini juga memiliki kandungan antioksidan yang berguna menangkal radikal bebas.

Jamur:
Jamur merupakan sumber makanan yang baik untuk vitamin B dan zat besi. Jamur juga baik untuk melawan diabetes, mencegah tumor, melawan alergi, menghentikan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan dalam jamur juga bisa membantu mengatasi efek samping kemoterapi dan radiasi.

Brokoli:
Mengandung senyawa sulforaphane yang bisa membantu mencegah perkembangan tumor. Bagian terbaik dari brokoli untuk melawan kanker adalah tunasnya.

Wortel:
Konsumsi wortel bisa melawan kanker seperti kanker paru-paru, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker perut, kanker usus, kanker kandung kemih, kanker prostat dan kanker payudara.

Ubi jalar:
Antioksidan dalam ubi jalar membantu melawan kanker seperti kanker paru-paru, kanker empedu botak, kanker ginjal, kanker hati dan kanker payudara.

Anggur:
Biji anggur mengandung proanthocyanidins yang membantu melawan kanker usus besar, kanker prostat dan kanker payudara.

Tomat:
Tomat merupakan sumber yang baik dari vitamin A, C, dan E. Selain itu, kandungan antioksidan  likopen dalam tomat merupakan senjata ampuh dalam memerangi kanker. Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dan sel-sel kanker. Vitamin C juga mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker.

Pepaya:
Pepaya mengandung senyawa beta karoten dan likopen yang efektif dalam memerangi radikal bebas.

Bawang putih:
Bawang putih dapat mengurangi risiko kanker perut, kanker usus besar, kanker kerongkongan, kanker pankreas dan kanker payudara.

Khamis, 17 Julai 2014

Ekstrak Pektin dari Kulit Pisang untuk Turunkan Kolesterol

Manfaat buah pisang untuk kesehatan mungkin sudah lama kita kenal. Namun, tak banyak orang yang mengetahui bahwa kulit pisang ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kadar kolesterol tinggi.

Tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, yakni Lukman Azis, Nisa Alfilasari dan Clara Arha, melakukan penelitian mengenai manfaat kulit pisang. Ternyata, pektin yang diekstrak dari kulit pisang  memiliki manfaat antikolesterol.

Zat pektin tersebut kemudian dibuat menjadi permen kenyal atau marshmallow yang lezat. "Pektin memiliki sifat mampu mengikat air, misalnya saja gel. Nah, marshmallow membutuhkan gel sehingga kami memilih bentuk permen ini. Lagi pula, sekarang ini marshmallow sedang disukai orang," kata Lukman, ketua tim penelitian, ketika dihubungi (17/7/14).

Ia menjelaskan, proses pembuatan pektin ini cukup mudah dan dapat dilakukan menggunakan peralatan rumah tangga biasa. Limbah kulit pisang yang telah disortasi cukup diiris kecil kemudian dikukus selama 10 menit. Tahap selanjutnya adalah pengeringan dan penepungan. Tepung inilah yang kemudian diekstraksi dengan metode padat-cair pada suhu 90 celcius menggunakan pelarut asam. Hasil ekstraksinya kemudian menjadi bahan dasar pembuatan marhmallow.

"Bahan-bahan marshmallow semuanya alami. Untuk pewarna pink, saya menggunakan ekstrak buah naga. Gula yang dipakai juga yang rendah kalori," ujarnya.

Lukman yang kini masih duduk di semester 8 ini menjelaskan, pektin yang diekstrak dari kulit pisang ternyata bisa menurunkan kolesterol. Penelitian yang ia lakukan terhadap tikus selama dua minggu menunjukkan penurunan kolesterol hingga 52 persen.

"Saya menguji ke tikus yang kondisinya tinggi kolesterol. Selama dua minggu tikus ini diinjeksi dengan pektin yang dosisnya sudah dikonversi. Ternyata terjadi penurunan kadar kolesterol sampai 52 persen," kata dia.

Ia menambahkan, umumnya pektin yang digunakan dalam industri makanan berasal dari apel dan jeruk yang merupakan buah mahal. Setiap tahunnya, Indonesia mengimpor pektin hingga berton-ton.

"Pektin dari limbah kulit pisang ini lebih menguntungkan karena murah. Selain itu ada khasiat menurunkan kadar kolesterol," paparnya.

Penelitian yang ia lakukan merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian yang diadakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud. Penelitian tersebut ia lakukan di bawah bimbingan dosennya Nur Ida Panca STP.

Lukman menilai, selama ini limbah kulit pisang hanya dimanfaatkan sebagai makanan ternak, padahal ada kandungan yang bermanfaat di dalamnya. "Ibaratnya kini sekali mendayung dua pulau terlampaui. Pertama bisa memanfaatkan kulit pisang secara ekonomis sehingga menambah  nilai jual pisang. Yang kedua adalah menginovasi pembuatan marshmallow sebagai permen antikolesterol," katanya.

Ia juga berencana melanjutkan penelitiannya untuk mengetahui efektivitas pektin dari kulit pisang pada manusia dan juga penyakit lainnya. Proses paten juga sedang dilakukannya.

Selasa, 15 Julai 2014

Ketahui Efek Buruk Kurang Tidur




Masalah kurang tidur sering menjadi keluhan banyak orang. Terutama, mereka para pekerja kantoran. Kurangnya waktu istirahat di malam hari, seringkali berdampak menurunkan produktivitas seseorang di tempat kerja. Bahkan, bisa juga menempatkan kehidupan seseorang dalam bahaya.

Begadang, membiarkan mata terjaga di malam hari tidak seharusnya dilakukan sepanjang malam. Dokter ahli bahkan mengatakan, jika Anda secara teratur tidur kurang dari tujuh jam, bahaya di tempat kerja bisa ikut mengintai.

Tidak sulit sesungguhnya mengetahui bahwa tubuh butuh waktu istirahat. Jika Anda menemukan tanda-tanda tubuh sering merasa lelah, sulit berkonsentrasi dan lamban dalam mengerjakan sesuatu, bisa jadi Anda memang butuh menambah waktu jam tidur.

Seperti diberitakan Arab News, demi meningkatkan kewaspadaan, Anda pun perlu tahu lebih jauh, efek buruk kurang tidur untuk kesehatan:

Konsentrasi menurun:

Bila Anda tidak memiliki cukup waktu tidur, salah satu gejala pertama yang harus diperhatikan adalah kesulitan untuk fokus. Pikiran Anda pun serasa sering melayang. Dan yang lebih fatal lagi, kurang tidur, juga bisa membuat seseorang sulit mengambil keputusan.

Membahayakan nyawa:

Ini bisa menjadi masalah serius dalam beberapa pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh. Apalagi jika Anda bekerja dengan mengemudikan kendaraan tanpa sopir. Tentu bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga bisa menjadi petaka untuk orang lain.

Ingatan lemah:

Kemampuan Anda untuk belajar dan menyimpan informasi baru sudah pasti akan terganggu jika tubuh kurang istirahat. Untuk itu, butuh waktu istirahat yang cukup, jika tak mau lambat laun Anda menjadi orang yang mudah pikun.

Mudah emosi:

Pernah mendengar bos sering marah-marah? Bisa jadi bahwa dia tidak cukup tidur. Jika Anda tidak mendapatkan dosis dari tidur malam yang baik, Anda pun  akan bangun di pagi hari dalam suasana hati yang buruk. Ini persis sama dengan anak-anak jika mereka tidak mendapatkan tidur siang. Anak-anak yang tidak pernah tidur siang, mereka menjadi mudah marah dan cengeng.

Khamis, 10 Julai 2014

Menguak Fakta tentang Bau Badan

Bau badan bisa dialami oleh setiap orang. Suhu udara yang panas ditambah jenis pakaian dan parfum yang digunakan memengaruhi aroma tidak sedap tubuh Anda.

Untuk diketahui, manusia memiliki dua kelenjar keringat yang berbeda, yakni ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin berada di seluruh tubuh dan menghasilkan keringat untuk menjaga tubuh agar tetap dingin. Sementara itu, kelenjar apokrin terletak di beberapa tempat, seperti kulit kepala dan ketiak.

Menurut dokter di Amerika Serikat (AS), Dr. Whitney Bowe, sebenarnya bukan keringat dari kelenjar apokrin yang menyebabkan bau. Bakteri penyebab bau kebetulan tertarik dengan keringat tertentu.

Ketika bakteri memecah lemak dalam keringat apokrin, muncul aroma tak sedap. Oleh karena itu, semakin banyak rambut yang dimiliki, semakin luas aera bakteri menempel seingga bau lebih menyengat.

Mengoleskan deodoran sebenarnya bisa menjadi alternatif. Namun, harus ada kandungan yang diperhatikan. Sebaiknya gunakan yang mengandung antiperspirant karena itu bisa membuat kelenjar menghentikan keringat.

Ada pula alat baru yang dinamakan miraDry, menggunakan teknologi microwave untuk menghilangkan bau ketiak secara permanen. Sementara itu, membersihkan ketiak secara berlebihan dengan sabun antibakteri dan scrub tidak dianjurkan sebab bisa memperburuk aroma tubuh.

Beberapa orang mencoba mengoleskan alkohol yang malah memproduksi lebih banyak keringat. Stres juga menghasilkan keringat berlebih. Itu juga yang menjadi penyebab ketiak basah ketika seseorang tengah menjalani wawancara kerja.

Selasa, 8 Julai 2014

Penjelasan Ilmiah Mengapa Jamur Bisa Memabukkan

Jenis jamur tertentu bisa memabukkan. Mengonsumsinya, seperti obat, menyebabkan halusinasi tak keruan. Ilmuwan menemukan, cara kerjanya di otak sama seperti saat bermimpi.

Jamur itu mengandung bahan psikedelik, yang bisa memicu timbulnya pengalaman halusinasi atau mimpi. Bahan itu dicoba disuntikkan ke otak manusia, lalu dipindai menggunakan mesin MRI.

Hasilnya, aktivitas dalam jaringan otak yang berkaitan dengan pemikiran emosional jadi lebih jelas. Beberapa bagian seperti hippocampus dan anterior cingulate cortex, aktif secara bersamaan.

Pola yang sama, terjadi pada otak saat seseorang bermimpi. Selain itu, aktivitas pada otak juga lebih putus-putus dan tidak terkoordinasi. Itu berhubungan dengan, salah satunya, kesadaran diri.

Itu sebabnya, menurut Robin Carhart-Harris dari Imperial College London, halusinasi yang terjadi saat mengonsumsi jamur yang memabukkan, dirasakan mirip seperti saat manusia bermimpi.

“Saya terpesona melihat kesamaan pola aktivitas otak saat diberi bahan psikedelik dengan saat bermimpi. Keduanya melibatkan daerah otak yang berkaitan dengan emosi dan memori,” katanya.

Penelitian itu dipimpin Dr Enzo Tagliazucchi dari Goethe University dan dipublikasikan dalam jurnal Human Brain Mapping. Itu dilakukan menyusul penggunaan bahan psikedelik untuk pengobatan.

Di Inggris, bahan itu dianggap bisa meringankan penderita pasien dengan depresi parah, yang tidak merespons pengobatan lain. Di Amerika, bahan itu mengobati gangguan stres pascatrauma.

Namun, seperti halnya bahan psikotropika, penggunaan berlebihan dan tanpa dosis yang tepat dari medis bisa berbahaya bagi otak.

Tajaan

Bolg ini bagus? klik aja

Terdapat ralat dalam alat ini
Related Posts with Thumbnails

RADIOKITA STESEN 1