Nuffnang Ads

Selasa, 9 September 2014

Waspada Jamu Pelangsing Mengandung Zat Berbahaya

Tubuh langsing memang diidamkan banyak wanita. Namun, jangan asal mengonsumsi obat maupun minuman pelangsing, tak terkecuali yang mengklaim sebagai produk herbal atau jamu. Maksud hati ingin menurunkan berat badan justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Salah satunya adalah jika Anda mengosumsi jamu pelangsing yang diklaim terbuat dari bahan alami namun sebenarnya mengandung siburtamine. Ahli farmakologi, Prof. Aznan Lelo, Sp.FK mengatakan, efek samping mengonsumsi siburtamin sangat berbahaya bagi tubuh.

"Siburtamine itu memang digunakan untuk membuat selera makan kurang. Tapi dia punya efek samping yang sangat menakutkan. Mulai dari tensi naik, darah tinggi, jantung, stroke, dan sangat banyak," kata Aznan saat dihubungi.

Salah satu korban dari klaim jamu pelangsing yang ternyata mengandung siburtamine adalah Hilda. Wanita ini mendapatkan produk jamu yang dijual dengan metode multi level marketing.

"Di awal-awal, saya girang luar biasa, karena dalam empat hari berat badan turun dua kg. Tapi efek negatifnya baru terasa seminggu kemudian. Mual-mual, selalu haus, nggak nafsu makan, dan badan selalu terasa panas," ujar Hilda kepada Warta Kota, Kamis (4/9).

Berat badannya memang turun cukup cepat, dalam empat hari bobotnya turun 2 kg. Lewat seminggu setelah pemakaian, ia merasakan efek samping seperti cepat capek, tubuh selalu berkeringat, dan selalu emosian.  Akhirnya karena tidak tahan dengan efek sampingnya ia menghentikan pemakaian jamu tersebut.

Menurut Aznan, siburtamine sangat jarang disarankan oleh para dokter. Para dokter harus mempertimbangkan banyak hal karena pemakaian siburtamine tidak aman bagi tubuh. Bahkan, seharusnya siburtamine tidak dengan bebas diproduksi dengan dicampur jamu dan beredar di pasaran.

"Itu tidak populer di kalangan doker. Anehnya, bisa diprosuksi produsen jamu. Itu tidak boleh," ujar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utera ini.

Aznan mengatakan, banyak konsumsi siburtamine sangat berbahaya bagi sistem jantung dan pembuluh darah. Konsumsi siburtamine memang membuat selera makan Anda berkurang. Ini yang menyebabkan berat badan turun. Namun, penurunan berat badan itu tidak diiringi dengan kondisi tubuh yang sehat.

Untuk itu, Anda tidak disarankan meminum jamu pelangsing dengan siburtamine untuk membuat berat badan ideal.

Selasa, 2 September 2014

5 Manfaat Tersembunyi Petai Cina


Membahas petai cina ( Kalau di Malaysia dipanggil Petai Belalang atau petai jawa) pasti tidak akan lepas dari santapan bernama botok. Tahukah Anda, jika petai cina merupakan suatu tanaman yang banyak digunakan di beragam negara sebagai pengobatan?

Di negara tetangga, petai cina dikenal dengan nama lead tree atau ipil-ipil.

Melansir dari stylecraze, tanaman asli Asia Selatan ini ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan dan juga kecantikan. Apa sajakah itu?

1. Pembersih kulit:
Petai cina memiliki enzim alami yang benar-benar baik untuk kulit. Enzim dapat memicu pembentukan kolagen pada sel-sel kulit. Dengan adanya pembentukan kolagen, kulit akan terhindar dari kekusaman, kering, dan keriput. Ekstrak daun petai cina juga dapat dijadikan toner kulit, untuk mengurangi kulit berminyak, melembapkan dan memberi nutrisi kesegaran pada kulit.

2. Sembuhkan penyakit kulit:
Lebih tepatnya adalah psroriasis, suatu kondisi yang membuat kulit tampak kering, pecah-pecah, dan berwarna merah. Ini merupakan penyakit kulit yang cukup langka. Untuk mengobatinya, Anda bisa memanfaatkan benih atau biji-biji petai cina atau lamtoro ke bagian kulit psoriasis.

Biji petai cina dikenal sangat baik meredakan peradangan dan nyeri. Anda cukup menghaluskan petai dan membubuhkan ke kulit, atau bisa juga memakannya langsung.

3. Bebas cacingan:
Petai cina juga dapat dijadikan solusi alternatif untuk memerangi cacingan. Hal ini dikarenakan adanya senyawa yang bisa membunuh cacing. Dalam pengobatan di Negeri Tirai Bambu, petai cina banyak dimanfaatkan untuk menumpas cacing gelang, dan cacing cincin yang suka bersarang di dalam tubuh.

4. Anti Kanker:
Ekstrak biji petai cina juga sangat baik dalam menangkal radikal bebas dan mengurangi risiko serangan penyakit kanker. Anda bisa menyeduh atau makan langsung petai cina, Anda bisa menjadikan lalapan atau bisa juga dimasak bersama sayur lain.

5. Cegah ketombe:
Minyak yang diekstrak dari petai cina sangat ampuh dalam menangani masalah rambut di kepala. Tak hanya kerontokan tapi juga masalah ketombe. Minyak ipil-ipil yang diambil dari bibitnya dapat digunakan untuk anti jamur dan anti bakteri.

Jumaat, 29 Ogos 2014

Gemuk Berlebih Sebabkan Perlemakan Hati

Kanker hati merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh dua faktor utama, kanker dari penyakit lain dan sirosis atau pengerasan hati. Khusus pada kondisi sirosis, salah satu faktor pemicunya adalah perlemakan hati.

Dokter spesialis penyakit dalam gastroenterologi hepatologi dari FKUI/RSCM, L A Lesmana mengatakan, perlemakan hati mungkin menjadi faktor yang paling banyak menyebabkan kanker hati. Pasalnya perlemakan hati erat kaitannya dengan gaya hidup.

"Gaya hidup yang banyak terjadi sekarang adalah pola makan tinggi lemak dan kurang bergerak, menyebabkan obesitas dan memicu perlemakan hati," tuturnya dalam diskusi media bertajuk "Penanganan Kanker Hati Stadium Lanjut" di Jakarta.

Semakin lama, jumlah orang obesitas, baik dewasa maupun anak-anak terus bertambah. Kendati demikian, perlemakan hati tidak harus selalu berujung pada kanker hati. Ini karena kondisi tersebut bersifat reversibel atau dapat diperbaiki. Dengan mengubah gaya hidup dan mengurangi berat badan, perlemakan hati dapat disembuhkan sehingga tidak sampai mengakibatkan kanker hati.

Rino A Gani, dokter spesialis penyakit dalam penyakit dalam gastroenterologi hepatologi FKUI/RSCM mengatakan, untuk menjadi kanker hati perlemakan hati biasanya sudah terjadi sekitar 20 tahun. Sebelum itu terjadi, maka perlemakan hati perlu segera diatasi.

Selain perlemakan hati, sirosis hati yang menjadi "pintu gerbang" dari kanker hati disebabkan oleh virus hepatitis. Namun saat ini pengobatan untuk virus hepatitis sudah semakin baik sehingga kemungkinan untuk sembuh cukup tinggi.

Selain itu, kini juga tersedia vaksinasi sebagai upaya pencegahan dari terkena infeksi virus hepatitis yang menyebabkan sirosis.

Ahad, 3 Ogos 2014

Resiko mengkonsumsi antibiotik sembarangan

Pasien seharusnya membaca atau mengerti soal kandungan dan efek samping obat yang diminum. Saat mengonsumsi obat antibiotik, misalnya, ketahui apa kegunaan dan kapan harus mengonsumsinya. Karena, penggunaan antibiotik bisa malah menjadi senjata makan tuan.

“Pemakaian antibiotik saat ini demikian gencar dan sering irasional, sering disalahfungsikan untuk menyelesaikan semua keluhan. Padahal, antbiotik juga memiliki risiko jika digunakan sembarangan , antara lain yang paling ditakutkan adalah resistensi kuman,” papar Dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, dokter  spesialis anak dari BJ Medical Center,

Ia menambahkan, dulu sulit ditemukan obat yang bisa mengendalikan infeksi. Begitu ada antibiotik, setiap kali infeksi malah dikasih antibiotik.

“Faktanya, antibiotik tidak semulia itu tugasnya. Kalau tidak diperlukan tapi tetap diberikan, badan bisa mengalami resistensi,” ujarnya.

Antibiotik spektrum sempit dianggap paling ideal karena sudah jelas menyerang tubuh bagian mana.

“Namun, ada juga spektrum luas. Begitu masuk ke tubuh, semua barang asing atau bakteri akan dibunuh. Termasuk bakteri baik ikut hancur,” tambah Wiyarni.

Tak jarang terjadi, setelah minum antibiotik pasien malah mengalami diare karena kuman baik di ususnya ikut mati. “Karena bakteri yang membantu pencernaan tidak ada, akhirnya mengalami diare. Mau tak mau, penggunaan antibiotik harus dihentikan.”

Ia menegaskan, antibiotik hanya diperlukan jika ada infeksi bakteri yang sulit diatasi oleh daya tahan tubuh. Istilah bahwa antibiotik harus dihabiskan, sebenarnya istilah yang lebih tepat "antibiotik harus dikonsumsi sesuai aturan pakai, dalam kurun waktu tertentu".

“Intinya, bukan sekadar dihabiskan. Penentuan jumlah dan durasi antibiotik tergantung kebutuhan individual, mengikuti rekomendasi berbasis riset untuk jenis penyakit tertentu.”

Jika Anda memahami hal-hal ini, resiko akibat mengonsumsi antibiotik tak sesuai aturan tentu bisa dihindari.

Selasa, 22 Julai 2014

10 Makanan Pencegah Kanker

Kanker merupakan momok yang ditakuti banyak orang. Pasalnya, penyakit tersebut dianggap sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia.

Tapi tahukah Anda, risiko kanker sebenarnya dapat diminimalisasi dengan gaya hidup sehat, termasuk diantaranya menginduksi diri sendiri dengan pikiran positif dan mengonsumsi makanan sehat.

Apa saja makanan sehat yang dimaksud? Berikut adalah daftarnya, dilansir dari Times of India:

Kubis:Senyawa Indole-3-carbinol yang terkandung dalam kubis bisa melawan estrogen yang memicu kanker payudara. Indole-3-carbinol bisa mengubah efek berbahaya dari estrogen menjadi senyawa yang bermanfaat.

Kembang kol:
Kembang kol diklaim mampu mengurangi risiko terjadinya kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker usus, kanker prostat, dan kanker ovarium. Kembang kol membantu tubuh untuk detoksifikasi, sayuran ini juga memiliki kandungan antioksidan yang berguna menangkal radikal bebas.

Jamur:
Jamur merupakan sumber makanan yang baik untuk vitamin B dan zat besi. Jamur juga baik untuk melawan diabetes, mencegah tumor, melawan alergi, menghentikan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan dalam jamur juga bisa membantu mengatasi efek samping kemoterapi dan radiasi.

Brokoli:
Mengandung senyawa sulforaphane yang bisa membantu mencegah perkembangan tumor. Bagian terbaik dari brokoli untuk melawan kanker adalah tunasnya.

Wortel:
Konsumsi wortel bisa melawan kanker seperti kanker paru-paru, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker perut, kanker usus, kanker kandung kemih, kanker prostat dan kanker payudara.

Ubi jalar:
Antioksidan dalam ubi jalar membantu melawan kanker seperti kanker paru-paru, kanker empedu botak, kanker ginjal, kanker hati dan kanker payudara.

Anggur:
Biji anggur mengandung proanthocyanidins yang membantu melawan kanker usus besar, kanker prostat dan kanker payudara.

Tomat:
Tomat merupakan sumber yang baik dari vitamin A, C, dan E. Selain itu, kandungan antioksidan  likopen dalam tomat merupakan senjata ampuh dalam memerangi kanker. Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dan sel-sel kanker. Vitamin C juga mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker.

Pepaya:
Pepaya mengandung senyawa beta karoten dan likopen yang efektif dalam memerangi radikal bebas.

Bawang putih:
Bawang putih dapat mengurangi risiko kanker perut, kanker usus besar, kanker kerongkongan, kanker pankreas dan kanker payudara.

Khamis, 17 Julai 2014

Ekstrak Pektin dari Kulit Pisang untuk Turunkan Kolesterol

Manfaat buah pisang untuk kesehatan mungkin sudah lama kita kenal. Namun, tak banyak orang yang mengetahui bahwa kulit pisang ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kadar kolesterol tinggi.

Tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, yakni Lukman Azis, Nisa Alfilasari dan Clara Arha, melakukan penelitian mengenai manfaat kulit pisang. Ternyata, pektin yang diekstrak dari kulit pisang  memiliki manfaat antikolesterol.

Zat pektin tersebut kemudian dibuat menjadi permen kenyal atau marshmallow yang lezat. "Pektin memiliki sifat mampu mengikat air, misalnya saja gel. Nah, marshmallow membutuhkan gel sehingga kami memilih bentuk permen ini. Lagi pula, sekarang ini marshmallow sedang disukai orang," kata Lukman, ketua tim penelitian, ketika dihubungi (17/7/14).

Ia menjelaskan, proses pembuatan pektin ini cukup mudah dan dapat dilakukan menggunakan peralatan rumah tangga biasa. Limbah kulit pisang yang telah disortasi cukup diiris kecil kemudian dikukus selama 10 menit. Tahap selanjutnya adalah pengeringan dan penepungan. Tepung inilah yang kemudian diekstraksi dengan metode padat-cair pada suhu 90 celcius menggunakan pelarut asam. Hasil ekstraksinya kemudian menjadi bahan dasar pembuatan marhmallow.

"Bahan-bahan marshmallow semuanya alami. Untuk pewarna pink, saya menggunakan ekstrak buah naga. Gula yang dipakai juga yang rendah kalori," ujarnya.

Lukman yang kini masih duduk di semester 8 ini menjelaskan, pektin yang diekstrak dari kulit pisang ternyata bisa menurunkan kolesterol. Penelitian yang ia lakukan terhadap tikus selama dua minggu menunjukkan penurunan kolesterol hingga 52 persen.

"Saya menguji ke tikus yang kondisinya tinggi kolesterol. Selama dua minggu tikus ini diinjeksi dengan pektin yang dosisnya sudah dikonversi. Ternyata terjadi penurunan kadar kolesterol sampai 52 persen," kata dia.

Ia menambahkan, umumnya pektin yang digunakan dalam industri makanan berasal dari apel dan jeruk yang merupakan buah mahal. Setiap tahunnya, Indonesia mengimpor pektin hingga berton-ton.

"Pektin dari limbah kulit pisang ini lebih menguntungkan karena murah. Selain itu ada khasiat menurunkan kadar kolesterol," paparnya.

Penelitian yang ia lakukan merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian yang diadakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud. Penelitian tersebut ia lakukan di bawah bimbingan dosennya Nur Ida Panca STP.

Lukman menilai, selama ini limbah kulit pisang hanya dimanfaatkan sebagai makanan ternak, padahal ada kandungan yang bermanfaat di dalamnya. "Ibaratnya kini sekali mendayung dua pulau terlampaui. Pertama bisa memanfaatkan kulit pisang secara ekonomis sehingga menambah  nilai jual pisang. Yang kedua adalah menginovasi pembuatan marshmallow sebagai permen antikolesterol," katanya.

Ia juga berencana melanjutkan penelitiannya untuk mengetahui efektivitas pektin dari kulit pisang pada manusia dan juga penyakit lainnya. Proses paten juga sedang dilakukannya.

Tajaan

Bolg ini bagus? klik aja

Terdapat ralat dalam alat ini
Related Posts with Thumbnails

RADIOKITA STESEN 1