Nuffnang Ads

Rabu, 25 Mac 2015

Cara Mengatasi Sembelit Mudah Lawas Setiap Hari

Apakah itu sembelit?

Sembelit ialah masalah yang dialami oleh individu yang buang air besar kurang daripada 3 kali seminggu, yang diikuti oleh meneran (straining), sakit sewaktu buang air,  dan buang air dengan sukar. Biasanya najis adalah keras dan berketul ketul dan kering. Individu yang menghidapi masalah sembelit harus peka dengan penemuan darah atau lendir dalam najis kerana kewujudan darah atau lendiran mukus boleh membawa petanda masalah yang lebih serius seperti polyps (ketumbuhan pre kanser) atau penyakit radang usus besar.

Makanan mengatasi sembelit/ makanan pelawas:

Betik:


Betik mengandungi fiber yang membantu melawaskan usus. Amalan memakan betik setiap hari membantu kita membuang setiap hari, lagipun sedap kan betik ni.

Pisang:
 Pisang memang bagus sebagai pelawas untuk mengelakkan sembelit. Selain fiber, pisang mengandungi magnesium, fosforus, iodine, kuprum, Vit B1, B2, B6 c, niasin dan folat.

Oat:


Oat sangat kaya dengan fiber, jadi inilah sebab mengapa oat berperanan sebagai pelawas, mengelakkan sembelit.

Diet yang mengandungi banyak serat makanan mengurangkan risiko penyakit dengan memperbanyakkan najis, mengurangkan masa transit makanan melalui saluran gastrousus, mengurangkan tahap kolesterol darah dan membantu mengawal tahap kandungan gula dalam darah.

Serat oat didapati merendahkan kolesterol darah apabila dimakan sebagai sebahagian diet rendah lemak. Adalah dianggarkan bahawa penurunan setiap satu peratus kolesterol darah dapat mengurangkan dua peratus risiko penyakit jantung koronori.

Rabu, 18 Mac 2015

Kegemukan: Risiko Penyakit Kanker 40 Persen

Para ahli sejak beberapa tahun terakhir ini sudah menggolongkan obesitas sebagai sebuah penyakit. Lebih dari itu, kegemukan berlebih juga akan meningkatkan risiko penyakit kanker sampai 40 persen.

Daftar kanker yang berkaitan dengan obesitas pun tidak sedikit. Obesitas setidaknya meningkatkan risiko tujuh jenis kanker berbeda, antara lain kanker usus besar, kanker rahim, kanker payudara pasca-menopause, kanker kantung empedu, kanker ginjal, kanker kerongkongan, dan kanker pankreas.

Demikian menurut data yang dirilis oleh Cancer Research Inggris. Secara khusus data itu menunjukkan dari 1.000 perempuan, 274 orang di antaranya akan didiagnosis terkena kanker. Jumlah ini jauh lebih tinggi 194 dari 1.000 wanita dengan berat badan normal yang akan diprediksi akan didiagnosis kanker.

"Kami tahu bahwa risiko kanker ini bergantung pada kombinasi genetika, lingkungan, dan aspek lain dalam hidup, banyak di antaranya bisa dikendalikan. Membantu orang mengetahui bagaimana mereka bisa mengurangi risiko terkena kanker tetap penting dalam menanggulangi penyakit," jelas Kepala Informasi Kesehatan Cancer Research UK, Julie Sharp.

"Perubahan gaya hidup, seperti tidak merokok, menjaga berat badan, menjalani pola makan sehat, dan mengurangi alkohol merupakan kesempatan besar bagi kita semua untuk mengurangi risiko terkena kanker. Melakukan perubahan ini tidak menjamin bisa menangkal kanker, tetapi peluangnya sangat mendukung," terangnya.

Saat ini di Amerika Serikat, sebesar 35,1 persen orang dewasa usia 20 tahun ke atas mengalami obesitas. Sementara itu sebanyak 69 persen orang dewasa usia 20 tahun ke atas mengalami kegemukan.

Jumlah tersebut berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS. Orang yang mengalami obesitas juga dihadapi dengan tingginya biaya medis, yakni sekitar 19 juta rupiah per tahun lebih tinggi daripada orang dengan berat badan normal.

Walau ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya kanker, tapi hormon biasanya menjadi latar belakangnya.

Selasa, 20 Januari 2015

Kenali Lima Pemicu Migrain

Terbangun dari tidur dan merasakan pusing kepala sebelah yang menyiksa? mungkin Anda sedang mengalami serangan migrain.

Migrain adalah salah satu jenis sakit kepala yang menyerang setengah bagian kepala saja. Migrain, dapat dipicu beberapa hal, yang ditengarai oleh gaya hidup yang tak sehat. Kira-kira, apa saja penyebab dari gejala migrain? Ini dia ulasannya, menurut Everyday Health.

Dehidrasi

Kurangnya pasokan air putih ke dalam tubuh, bisa menjadi salah satu pemicu datangnya gejala migrain. Karena dengan kurangnya air dapat dapat mengurangi aliran darah ke otak, yang kemudian dapat menyebabkan sakit kepala sebelah menyerang dan mengganggu aktivitas.

Olahraga berlebihan

Olahraga yang berlebihan, bisa juga menyebabkan migrain. Hal ini karena, ketika seseorang melakukan olahraga berlebihan, maka tenaga dan cairan tubuhnya akan terkuras.

Menstruasi

Tamu bulanan yang satu ini juga bisa menjadi salah satu pemicu datangnya migrain. Penyebabya karena ketidakstabilan hormon dalam tubuh pada saat menstruasi. Pasokan vitamin dan air putih dapat membantu meredakannya.

Merokok

membiarkan diri Anda bergantung pada sebatang rokok, memang tak memberi keuntungan apapun. Yang justru terjadi, adalah gangguan kesehatan, salah satunya migrain. Gejala ini disebabkan kandungan nikotin dalam rokok yang tak baik bagi pembuluh darah otak yang bisa menyempit, hingga tersumbat dan menyebabkan sakit kepala sebelah.

Konsumsi alkohol

Satu lagi yang bisa memicu migrain menyerang tubuh kita. Konsumsi minuman keras atau minuman yang beralkohol bisa memicu datangnya migrain, karena selain rokok, kandungan alkohol juga bisa merusak otak kita, yang bisa ditandai dengan munculnya gejala migrain atau sakit kepala sebelah.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya? Mudah saja. Dengan mengubah gaya hidup dan pola makan, Anda bisa memberantas gangguan kepala yang bisa ganggu kegiatan harian Anda. caranya, makan dan tidurlah dengan benar, tidak kurang dan tidak lebih. Cukupi pasokan air putih ke dalam tubuh, dan rajin berolahraga, namun jangan berlebihan.

Ahad, 28 Disember 2014

Gula Darah Rendah Sebabkan Orang Mudah Marah


Mudah marah dengan orang lain atau hanya karena hal-hal kecil? Mungkin Anda menderita gula darah rendah. Berdasarkan penelitian, gula darah rendah atau hipoglikemia membuat seseorang mudah marah dan tidak berenergi.

"Ada cukup banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya tingkat gula darah mempengaruhi orang untuk marah," ujar Profesor David Benton, seorang psikolog dari Swansea University seperti dikutip dari dailymail.co.uk.

Penelitian di Amerika Serikat tahun ini juga menunjukkan bahwa gula darah rendah membuat seseorang menjadi agresif. Faktor yang membuat seseorang menjai lebih agresif hingga saat ini masih diteliti lebih lanjut.

Profesor kimia biologi di Imperial College London Jeremy Nicholson  mengatakan, kemungkinan seeorang menjadi agresif  karena rendahnya kadar glukosa di otak. Menurut dia, fungsi otak tidak bisa berjalan dengan baik jika kebutuhan glukosa rendah.

Berdasarkan penelitian, gula darah rendah sering kali mengakibatkan perpecahan dalam rumah tangga. Hal ini terjadi jika salah satu pasangan menderita hipoglikemia sehingga sering marah-marah.

Sementara itu, apa yang menyebabkan gula darah rendah? Banyak yang mengatakan bahwa kadar gula darah rendah terjadi karena kurang makan. Namun, berdasarkan penelitian ini, gula darah rendah juga bisa disebabkan oleh kombinasi makanan yang salah. Misalnya, kombinasi minuman berakohol dengan makanan manis seperti cokelat yang dikonsumsi bersamaan.

Benton mengatakan, alkohol dapat membuat kadar gula darah rendah. Namun, sensitifitas terhadap kadar gula darah rendah itu tergantung pada fisiologi tubuh manusia.

Hipoglikemia juga dapat terjadi jika orang-orang penderita diabetes tipe 1 terlalu banyak menyuntikan insulin ke dalam tubuh.

Gejala seseorang yang menderita hipoglikemia di antaranya berkeringat, kelelahan, penglihatan kabur, kebingungan, kejang, dan bisa membuat seseorang tak sadarkan diri. Bahkan dalam tingkatan yang cukup parah bisa membuat seseorang koma.

Menurut  Nicholson, siapa pun yang tidak makan selama lebih dari delapan jam berisiko hipoglikemia. Untuk itu, jangan lupa makan atau rutin makan dan minum pada pagi, siang, dan malam.

"Buah dan sayur merupakan solusi jangka panjang yang lebih baik untuk menjaga kadar gula darah,” kata Nicholson.

Jumaat, 21 November 2014

Elak Berat Badan Naik Setelah Berhenti Merokok


Banyak orang takut berat badan naik setelah berhenti merokok. Padahal, para peneliti menemukan bahwa kenaikan berat badan seseorang setelah berhenti merokok tidak akan mengurangi harapan hidup mereka.

Peneliti Jepang menemukan orang yang berhenti merokok tidak menghadapi peningkatan risiko kematian bila berat badan mereka bertambah setelah berhenti merokok.

Peneliti menemukan, orang yang naik lebih dari 2 kilogram setelah berhenti merokok masih memiliki 26 persen risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan perokok.

"Perokok yang berhenti merokok memiliki risiko kematian yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan perokok tanpa perubahan berat badan," kata Dr Hisako Tsuji, dari Departemen Promosi Kesehatan di Moriguchi City, Jepang, dan penulis utama studi ini, seperti dilansir laman Daily Mail, 19 November 2014.

Para ilmuan percaya nikotin dapat mempercepat metabolisme yang membakar kalori pada kecepatan rata-rata. Rata-rata orang naik berat badan setelah berhenti merokok adalah 13 kilogram, menurut studi U.S yang diterbitkan di bulan Mei. Ketika seorang berhenti merokok, nafsu makan, dan selera makan mereka membaik dan menggoda mereka untuk makan.

Sebagai bahan dari studi saat ini, peneliti membandingkan kematian dari 1.305 orang dewasa Jepang yang berhenti merokok dengan kematian 2.803 perokok Jepang. Peserta di kedua kelompok adalah 65 persen pria dengan usia rata-rata 54 tahun. Penemuan mereka pada didasari dari check up dan tindak lanjut di taun 1997 sampai 2013 pada Pusat Pemeriksaan Kesehatan kota Moriguchi di Osaka, Jepang.

Mereka membagi orang-orang yang telah berhenti merokok menjadi tiga kelompok. 362 orang yang tidak menambah berat badan setelah berhenti, 458 yang naik berat badan tidak lebih dari 2 kilogram, dan 485 yang naik lebih dari 2 kilogarm.

Dibandingkan dengan kematian para perokok, perokok yang berhenti dan tidak mengalami kenaikan berat badan memiliki risiko 34 persen lebih rendah untuk meninggal, sementara yang naik kurang dari 2 kilogram memiliki 49 persen risiko kematian lebih rendah, dan yang naik lebih dari 2 kilogram memiliki 26 persen risiko kematian lebih rendah.

Penelitian tersebut disesuaikan dengan memperhitungkan usia, jenis kelamin, hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia atau penyakit yang ditandai oleh tingginya tingkat lemak dalam darah. Penelitian ini dipresentasikan pada American Heart Association Scientific Sessions 2014. 

Selasa, 11 November 2014

Cara betul minum teh

MENUNYA mudah, hanya minuman teh yang dihidang bersama skon (makanan ala-ala kek dan roti diperbuat daripada susu dan tepung gandum yang dijadikan menu petang ala Inggeris) bersalut jem strawberi, namun sudah cukup membangkitkan selera.

Ditambah pula, dengan keharuman aroma teh hasil daripada benih berkualiti tinggi yang sememangnya menjanjikan kelainan rasa dan keunikan tersendiri khususnya bagi peminat minuman itu.

Selain rasa yang menyegarkan, menikmati teh di puncak pusat pelancongan tanah tinggi yang terletak di Pahang ini sambil dikelilingi pemandangan hijau dan keindahan flora, sudah pasti memberi kedamaian kepada sesiapa sahaja.

Apatah lagi, iklimnya yang dingin dengan suhu nyaman sepanjang tahun antara 14 hingga 24 darjah celcius berdasarkan kepada kedudukannya yang berada 1,400 dari paras laut.

Maka, tidak menghairankanlah apabila ramai mengakui kenikmatan teh di tanah tinggi ini bukan sahaja luar biasa rasanya dan memberi pengalaman berbeza.

Malah, begitu berperisa dan ini yang dirasai oleh sekumpulan media yang membuat liputan di Taman Agroteknologi, Institut Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian Malaysia (Mardi) baru-baru ini.

Amalan salah

"Teh di sini berkualiti tinggi, rasanya asli dan kaya dengan khasiat tersendiri. Umum sedia maklum terdapat pelbagai jenis teh seperti teh hitam (pilihan ramai), teh hijau, oolong (sejenis teh tradisional negara China), yang mempunyai banyak khasiat.

"Bagaimanapun, hampir sebahagian besar masyarakat mengamalkan cara penyediaan dan minum teh yang salah", kata Pembantu Penyelidik Kanan, Mardi, Mohd Noor Bahauddin.

Kesilapan amalan ini, akhirnya menyebabkan khasiat yang terkandung dalam teh itu tidak dapat diperoleh secara 100 peratus. Dan, paling menyedihkan apabila amalan tidak betul itu menghapuskan atau menghilangkan terus khasiat tersebut!

Walhal, teh yang menjadi sebahagian amalan seharian manusia hari ini sudah diakui di beberapa negara sebagai antara minuman berkhasiat untuk kesihatan tubuh badan.

Dipetik kajian seorang pakar dari University of Illinois, masalah gigi berlubang dan jangkitan gusi boleh dielakkan sekiranya mengamalkan meminum teh dengan cara betul.

Ini kerana, kandungan polyphenols di dalamnya boleh mengurangkan bakteria di dalam mulut selain dapat mengurangkan nafas berbau yang menjadi masalah sebahagian orang.

Kajian kesihatan lain juga mendapati amalan minum teh baik untuk jantung, meningkatkan daya ingatan, melancarkan perjalanan darah, mengurangkan tekanan serta mengelak kanser.

Ini diperkukuhkan hasil kajian di Jepun, mendapati golongan warga emas yang mengamalkan minum teh hijau mempunyai daya ingatan lebih baik secara purata berbanding mereka yang jarang minum teh.

"Namun, semua ini hanya dapat diperoleh apabila meminum teh dengan cara dan kuantiti yang betul", jelasnya.

Hanya nak sedap

Sememangnya tidak dinafikan bahawa teh yang dihidangkan panas mahupun sejuk menjadi pilihan kebanyakan masa khususnya waktu petang sambil menikmati pisang goreng, kuih-muih ataupun ketika tetamu berkunjung tiba.

Minuman ini telah lama diamalkan sejak 5,000 tahun dahulu di China dan adalah antara minuman tertua yang menjadi kegemaran masyarakat tidak kira peringkat umur.

Malahan, turut dijadikan adat dalam sesuatu perkahwinan.

Justeru, tidak menghairankanlah pelbagai produk teh berada di pasaran ketika ini dengan perisa-perisa menarik seperti strawberi, epal yang ditambahkan lagi kesedepannya dengan hirisan lemon.

"Kebanyakan orang minum teh dengan cara yang salah kerana mementingkan kesedapan sahaja. Apabila saya jelaskan kepada mereka (pengunjung Taman Agroteknologi) mengenai khasiat teh, ramai terkejut.

"Mereka tidak tahu bahawa selama ini cara penyediaan teh yang diamalkan boleh menjejaskan khasiatnya dan ada pula mendedahkan kepada risiko penyakit", katanya.

Misalnya, teh tarik adalah minuman kegemaran hampir majoriti besar masyarakat tempatan yang mana penggunaan susu berlebihan boleh mendedahkan mereka kepada risiko diabetis.

Walhal, teh yang kaya dengan khasiat ini dan sepatutnya membawa kebaikan kepada kesihatan akhirnya menjadi 'punca' masalah kepada rangkaian penyakit.

Sedangkan, dengan hanya meminum teh sekurang-kurangnya dua kali sehari dapat menghindarkan penyakit seperti angin ahmar, menguatkan tulang tetapi semuanya hanya berhasil apabila tidak mencampurkan bahan pemanis seperti susu dan gula.

"Bergantung cara hidup masyarakat. Kalau mereka mengamalkan hidup sihat, penyakit dapat dihindarkan.

"Masalahnya, masyarakat suka kepada benda sedap dan teh tarik itu adalah antara pengambilan tanpa kawalan boleh mendedahkan kepada penyakit", katanya.

Suka rendam

Selain mengurangkan campuran dua bahan pemanis itu, kandungan khasiat teh dapat dirasai sebaiknya melalui kaedah manual atau cara lama dalam penyediaannya.

Dengan menggunakan serbuk teh yang dibancuh air panas dan kemudian ditapis, khasiatnya lebih terjamin. Namun, disebabkan agak leceh membuatkan ramai cenderung memilih teh uncang.

Selain mudah dan jimat masa, penukaran teh uncang juga bertitik tolak daripada beberapa isu berkaitan produk teh timbang yang dikesan mengandungi
bahan pewarna berlebihan sehingga boleh menjejaskan kesihatan jangka masa panjang.

Namun di sebalik tanggapan ramai teh uncang adalah selamat, hakikatnya ia juga mempunyai kelemahan dan boleh mengundang kesan buruk kepada seseorang individu.

Ini kerana, hampir sebahagian besar daripada kita suka merendam uncang teh terlalu lama dan hanya akan membuangnya setelah selesai menikmati minuman itu.

Walhal, adalah sebaiknya ia dicelup tidak lebih daripada lima minit dan dalam tempoh itu, menurut Mohd Noor sudah cukup untuk mendapatkan warna sesuai, rasa serta aroma diingini.

"Kita khuatir kertas uncang digunakan berkualiti rendah yang turut mengandungi campuran lilin sehingga boleh menjejaskan khasiat teh apabila direndam lama.

"Bagi mereka yang sistem badannya tidak kuat, mungkin boleh mendapat sembelit. Ini kerana, teh adalah seperti herba lain yang mana apabila pengambilannya melebihi kapasiti penerimaan badan, tentu ada kesannya", jelasnya.

Tajaan

Bolg ini bagus? klik aja

Terdapat ralat dalam alat ini
Related Posts with Thumbnails

RADIOKITA STESEN 1